17/05/11

Friday The 13th

Salam Surgawi,

Hari ini hari Jum'at tanggal 13. Bagi kebanyakan orang, termasuk banyak orang di Indonesia, Jum'at tanggal 13 itu merupakan hari sial, atau bahasa kerennya "BlackFriday".

Nah, sebenarnya Jum'at 13 tuh kenapa sih sampai bisa dibilang hari sial dan semacamnya?

Ini info yang didapat Admin:

-Jum'at, 13 terjadi ketika hari yang ketiga belas bulan jatuh pada hari Jum'at. Dalam kalender Gregorian, hari ini terjadi setidaknya sekali, paling banyak tiga kali, dalam setahun. 13 hari setiap bulan akan jatuh pada hari Jumat jika bulan dimulai pada hari Minggu.

-Takut akan hari Jumat tanggal 13 disebut Friggatriskaidekaphobia. Frigga yang berarti Friday, "Jum'at" dan Triskaidekaphobia , atau Paraskevidekatriaphobia, kata yang berasal dari gabungan dari Yunani kata Paraskevi (Παρασκευή, yang berarti "Jumat"), dan dekatreís (δεκατρείς, yang berarti "tiga belas"), yang melekat pada fobia (φοβία, dari Phobos, φόβος, yang berarti "rasa takut"). Kata itu berasal pada tahun 1911 dan pertama kali muncul dalam sumber utama pada tahun 1953.

SEJARAH FRIDAY THE 13th

- Menurut Folklorists (ahli adat-istiadat tradisonal) , tidak ada bukti tertulis untuk Jum'at tanggal 13 "takhayul" sebelum abad ke-19. Referensi paling awal dikenal dalam bahasa Inggris terjadi didokumentasikan dalam biografi 1869 dari Gioachino Rossini yang menyebutkan bahwa dia dan orang Italia lainnya percaya bahwa hari sial adalah hari Jum'at, dan angka sial adalah tanggal 13. Dan yang merupakan kebetulan, beliau juga meninggal pada hari Jum'at, 13 November 1868.

- Dalam numerologi , angka dua belas dianggap jumlah kelengkapan, sebagaimana tercermin dalam dua belas bulan tahun, dua belas tanda zodiak, dua belas jam dari jam, dua belas suku Israel, dua belas rasul dari Yesus, dua belas dewa-dewa Olympus, dan lain-lain. Sedangkan nomor tiga belas dianggap tidak teratur, melampaui kelengkapan ini. Ada juga takhayul, pikir oleh beberapa orang untuk berasal dari Perjamuan Terakhir atau mitos Norwegia , yang memiliki tiga belas orang duduk di meja akan mengakibatkan kematian salah seorang dari para pengunjung.

- Dalam Alkitab , umat Kristen percaya bahwa Yesus Kristus disalibkan dan wafat pada hari Jum'at. Dan ada teori lain yang menyinggung tentang "Perjamuan Terakhir" yang dilakukan oleh Yesus, sebelum beliau disalib , bersama dengan ke-12 muridnya (total yang mengikuti perjamuan tersebut adalah 13 orang).

- Asal-usul sebenarnya takhayul, meskipun, tampaknya juga menjadi cerita dalam mitologi Nordik. Jum'at dinamai Frigga, yang berjiwa bebas dewi cinta dan kesuburan. Ketika Nordik dan suku-suku Jermanik agama Kristen, Frigga dibuang karena malu ke puncak gunung dan diberi label penyihir. Ia percaya bahwa setiap hari Jumat, dewi dengki mengadakan pertemuan dengan penyihir lain sebelas, ditambah dengan setan - sebuah pertemuan dari tiga belas - dan ternyata sakit diplot nasib untuk minggu mendatang. Selama berabad-abad di Skandinavia, Jum'at dikenal sebagai "'Sabat Witches"

- Yang paling populer tentang sejarah Jum'at 13 atau Friday The Thirteenth adalah legenda tentang Ksatria Templar. Bagi yang pernah membaca novel "DaVinci Code" karya Dan Brown , disana dikisahkan pula tentang Templar, sang penjaga dokumen rahasia, yang merupakan sebuah kelompok bebas tidak terikat oleh wadah Gereja Internasional. Mereka dibantai pada tanggal 13 hari Jum'at , namun ada di antara mereka yg berhasil selamat, dan dipercaya keturunannya masih ada sampai sekarang, walaupun belum ada bukti otentik.

Ksatria Templar ( Crusaider )

Freemasonry sebagai organisasi rahasia, agama, sekaligus ideologi, tidak dapat dipisahkan dari Knights Templar (Ksatria Templar). Knight Templar adalah suatu ordo kesatria/ legiun pasukan perang yang paling ditakuti pada masa Perang Salib (Crusades) dan masih berhubungan dengan gereja. Dibentuk pada akhir Perang Salib yang pertama dengan tujuan melindungi Peziarah Kristen dalam perjalanan ke Tanah Suci (Holy Land). Templar dibentuk oleh sembilan orang ksatria frankish (Perancis) dibawah pimpinan Hughues De Payen atas restu raja Baldwin (penguasa Yerusalem). Nama mereka yaitu ‘The Poor Knights of the Temple of Solomon’ diambil dari markas pertama mereka yang terletak di kompleks bekas kuil raja Salomo (Sulaiman).

Belum pernah ada sebelumnya suatu kelompok pasukan/ ksatria membentuk kelompok dan sekaligus masuk sebagai ordo kerahiban dalam gereja pada waktu itu. Dalam hal ini mereka adalah yang pertama yang disebut-sebut sebagai Rahib Kesatria.

Sebagai organisasi militer, Templar memiliki daerah teritori sendiri dan menarik pajak perlindungan buat pedagang-pedagang yang melewati wilayahnya. Sebagai ordo kerahiban, Templar berhak menerima donasi ataupun persembahan dari jemaat yang dilayani mereka. Karena dualismenya itu, Templar dibebaskan dari pajak kepada penguasa/ raja wilayah dimana mereka bertempat. Kemudian karena status istimewanya itu Templar dibebaskan dari kewajiban menyetor hasil persembahan kepada keuskupan wilayah.

Pemimpin Templar disebut Grand Master (Jacques De Molay adalah Grand Master yg terakhir). Mereka juga dikenal ahli bidang penukaran uang, sebagai pencetus sistem perbankan, Usury (Sistem simpan-pinjam uang dengan bunga tinggi), dan pencetus alat tukar berupa cek pertama di Eropa di abad ke-13, dan menjadikan Paris sebagai pusat lalu lintas keuangan Eropa. Menguasai tanah yang luas di Eropa dan pendiri banyak sekali kastil dan biara yang tersebar dari Skotlandia hingga ke daerah Tanah Suci (Palestina), diyakini sebagai penemu dan pengawal tabut perjanjian (Ark of the Covenant)Mandillon asli. Menguasai keuangan Eropa pada abad pertengahan, dan merupakan ujung tombak pasukan Crusader di tanah suci. Musa, cawan perjamuan Kristus, dan

Tetapi mereka juga akhirnya harus dibinasakan oleh karena kekayaannya dan ketakutan yang datang dari para penguasa terhadap mereka. Bagaimanapun, kehancuran mereka yang dilakukan oleh raja Perancis Philip yang berkonspirasi dengan Paus Clement di pihak gereja Katolik dinilai terlalu cepat sehingga mengundang banyak pertanyaan tentang mereka. Puncaknya pembantaian besar-besaran terhadap para Templar yg dilakukan oleh inkuisisi Roma dengan berbagai tuduhan mulai dari perilaku seks menyimpang hingga pemujaan terhadap Baphomet. Hari penangkapan para Templar yang jatuh di hari Jumat tgl 13 itu hingga kini dianggap sebagai hari sial di dunia barat.

Vatikan memiliki banyak alasan buat membenci Templar. Salah satunya antara lain adalah struktur monastic yg dimiliki Templar membuat ordo tersebut tidak berada dibawah kontrol langsung dari Paus. Kekayaan dan kepemilikan Templar atas banyak sekali relik-relik suci dan naskah-naskah kudusnya juga merupakan ancaman bagi eksistensi gereja Katolik (bahkan fundamen ajaran Kristen) pada masanya. Relik-relik suci itu antara lain mulai dari kain Kafan Turin, Mandillon (lukisan darah wajah Yesus), cawan perjamuan terakhir, dan Tabut perjanjian Musa (Ark of Covenant) yg merupakan benda paling dicari sepanjang masa itu. Dan satu- satunya alasan bagi gereja supaya bisa menyita kekayaan pribadi/ organisasi tertentu adalah dengan tuduhan melakukan penyesatan dari ajaran gereja.

Pada abad pertengahan, inkuisisi memang terkenal sebagai alat Vatikan guna mencapai tujuan-tujuannya. Sebagian besar inkuisisi berakhir dgn disitanya harta/ tanah dari tertuduh (terfitnah) manjadi milik Vatikan atau berakhir lebih tragis dengan hukuman mati yg (biasanya) didasari tuduhan- tuduhan seperti penyembahan setan, dll.

Sejarah mencatat banyak sekali inkuisisi yg dilakukan Vatikan yg menimpa orang/ kaum/ organisasi tanpa bukti kuat. Dalam kasus Joan of Arc yang dihukum mati, akhirnya Vatikan mengakui kesalahannya dan mengangkat Joan of Arc menjadi Santa (orang kudus) lebih lima ratus tahun setelah dia dibakar hidup- hidup atas nama Vatikan sendiri dengan tuduhan melakukan praktek sihir!

Sedangkan alasan raja Perancis sendiri adalah memang masalah harta. Karena raja Perancis saat itu memiliki hutang yang cukup banyak pada ordo tersebut selain kekuasaannya yang perlahan merasa tersaingi oleh keberadaan ordo tersebut.

Namun yang perlu diketahui adalah tidak ada satupun harta maupun relik kudus yang ditemukan setelah terjadinya ‘holocaust’ tersebut kecuali ratusan Kesatria yang (anehnya) sukarela menyerahkan diri mengalami siksaan dengan tuduhan palsu tersebut. Para ahli banyak menduga bahwa ratusan Kesatria tersebut sengaja berkorban untuk melindungi relik paling suci mereka yaitu ‘The Holly Grail’ dan ‘Ark of the Covenant’. Hal itu dipicu dengan menghilangnya seluruh armada Templar dari pantai Perancis malam sebelum penangkapan besar-besaran tersebut.

Dari sudut Secret Society, penangkapan Ordo Templar, merupakan salah satu cara untuk kembali meng-secret society-kan ordo tersebut dan menyatukannya kembali dengan Ordo Zion setelah Templar berhasil menunaikan tugas mereka di tanah suci selama perang salib. Tugas utama yang dirahasiakan bukanlah untuk berperang melawan kaum Islam atau melindungi para peziarah, melainkan menemukan dan mengamankan relik paling suci yg ada yaitu ‘Holly Grail’ dan ‘Ark of the Covenant’.

Tiga hal menarik sebagai informasi:

1. Perkataan Friday the 13th yg sampai saat ini kondang diseluruh dunia (khususnya dunia barat) sebagai hari sial bermula dari peristiwa hari Jumat/ Black Friday 13 Oktober 1307 tersebut.

2. 19 Maret 1314, Grand Master Templar terakhir, Jacques De Molay akhirnya dihukum mati dengan dibakar hidup-hidup setelah mengalami penyiksaan selama tujuh tahun sejak 13 Oktober 1307. Penahanan dan penyiksaan yang lama dilakukan sebenarnya karena pihak Inquisitor berusaha memaksanya untuk buka mulut soal keberadaan Relik suci tersebut. Akan tetapi De Molay setia pada janjinya sebagai pelindung Holly Grail tsb.

De Molay dibakar bersama Geofri De Charney (Templar Perceptor of Normandy) dan pada saat dia dibakar hidup- hidup, sebelum ajal De Molay sempat mengutuk Raja Philip dan Paus Clement, dia berkata bahwa mereka berdua akan segera menyusul kematiannya di tahun yg sama.

Believe it or not, Paus Clement meninggal hanya satu bulan sesudah De Molay dihukum mati dan raja Phillip hanya tujuh bulan setelah peristiwa itu.

3. Adanya hubungan antara legenda bajak laut di Karibia dengan Templar. Sejak armada Templar menghilang dari pelabuhan La Rochele, Perancis, satu hari sebelum ‘holocaust’ berlangsung, banyak penyelidik yakin bahwa armada Templar mengganti lambang Salib merah berujung delapan menjadi lambang tengkorak dan tulang menyilang (skull & crossbone) untuk mengenang ‘holocaust’ tersebut.

Di Inggris banyak sekali makam-makam templar yang pada nisannya terukir lambang tersebut. Oleh para pelaut abad ke 15 -16 lambang tersebut kemudian terkenal dgn sebutan ‘Jolly Rogers’.

Catatan tentang Black Friday

Berikut diantara catatan sejarah mengenai Black Friday :

Black Friday ( 1869), Fisk-Gould Scandal( 24 Sep), suatu krisis keuangan di Amerika Serikat

Black Friday ( 1881), Bencana Eyemouth ( 14 Oct), di mana 189 Nelayan Scotlandia mati diterpa European windstorm (Angin topan).

Black Friday ( 1889), Banjir Johnstown ( 31 Mei), yang membunuh lebih dari 2,200 orang di Johnstown, Pennsylvania

Black Friday ( 1910), WSPU mengambil tindakan militan ketika Permufakatan Ruu Rekening digagalkan.

Black Friday ( 1919), terjadi kekacauan di Glasgow

Black Friday ( 1929), bursa saham Amerika Serikat hancur

Black Friday ( 1945), pertempuran udara paling besar atas Orang Norwegia

Black Friday ( 1978), pembantaian pembangkang di Iran

Salam HSG

Posted by: Kaz HSG

HSG © May 2011

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates