23/03/11

Suku Hok-Kien dan Suku Tio Ciu

Suku Hok-Kien dan Suku Tio Ciu



Suku Hok-Kien.

Orang Tionghoa dari 'suku'(bahasa/dialek) Hokkian (penulisan "Hokian"
kurang tepat karena harusnya diucapkan "Hok-Kian") berasal dari propinsi Fujian
di bagian tenggara Tiongkok. "Fujian" (Fu2 Jian4) merupakan ucapan Mandarin
sedangkan "Hokkian" adalah ucapan Hokkian, di Singapore biasanya dieja jadi
"Hokkien".

Walaupun istilah "Hokkian" dapat dimaksudkan untuk keseluruhan propinsi tsb,
biasanya yang menyebut dirinya demikian adalah penduduk daerah selatan propinsi
Fujian yakni daerah sekitar kota-kota Cuanciu (Quanzhou), E-mng (Xiamen, Amoy)
dan Ciangciu (Zhangzhou). Karena itu istilah "Hokkian" juga disebut sebagai
"Minnan" (Min3 Nan2) yang berarti "daerah selatan dari propinsi Fujian".
Penduduk daerah utara propinsi Fujian biasanya menyebut dirinya dengan nama
kotanya antara lain Hokciu (Fuzhou) dan Hokchia (Fuqing).

Perbedaan utama antar 'suku-suku' Tionghoa adalah bahasa daerahnya. Bahasa
Hokkian termasuk dalam keluarga bahasa Tionghoa yang secara linguistik disebut
bahasa Minnan yang juga meliputi bahasa Tiociu dan Hainan. Karena Propinsi
Fujian letaknya pas berseberangan dengan pulau Taiwan, mayoritas penduduk Taiwan
adalah suku Hokkian yang biasanya menyebut dirinya sebagai orang Taiwan dan
bahasanya bahasa Taiwan (Taiwanese, Taigi/Taigu).

Istilah "Hokkian" sih tidak berubah, tapi tergantung bahasa/dialek yang
dimengerti oleh pendengar sehingga ucapannya bisa bervariasi. Biasanya orang
Tionghoa di Asia Tenggara tahu istilah "Hokkian", tapi orang Tionghoa di negara
barat mungkin tidak tahu jadi pakai saja istilah Mandarinnya yakni "Fujian".
Karena kebanyakan dari mereka yang di Amerika Utara biasanya orang Kanton
(Cantonese), kemungkinan besar mereka tahu bahwa propinsi "Fujian" ('Fook-Keen'
dalam bahasa Cantonese) letaknya pas berbatasan (timur-laut) dengan propinsi
asal mereka.

Suku Tio Ciu.

Dialek Tiochiu atau Tiociu atau teochew atau diojiu (Hanzi: 潮州, pinyin: Cháozhōu; Wade-Giles: Ch'ao²-chou¹; kadang juga dieja sebagai Chiu Chow di Amerika Serikat dan Hong Kong) adalah sebuah dialek bahasa yang termasuk rumpun bahasa bahasa Sino-Tibet. Dialek ini cukup mirip dengan bahasa Hokkien (Tiochiu dan Hokkien/Min-nan diklasifikasikan dalam rumpun Min) dan penutur kedua bahasa dapat cukup mengerti kedua bahasa meski tidak seluruhnya.

Bahasa Tiochiu boleh dikatakan adalah dialek Hokkian yang dipengaruhi oleh dialek Kantonis dikarenakan letak geografisnya yang berada di utara propinsi Guangdong dekat perbatasan dengan propinsi Fujian.

Orang-orang Tiochiu di Indonesia berasal dari berbagai kota di Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Cina, antara lain: Jieyang (ejaan Tiochiu: Kek-nyo), Chaozhou (ejaan Tiochiu: Tio-chiu) dan Shantou (ejaan Tiochiu: Sua-thau). Daerah asal orang Tiochiu biasa disebut sebagai Chaoshan, gabungan dari kata Chaozhou dan Shantou.

Di Indonesia, terdapat banyak penutur Tiochiu di Pontianak dan Ketapang, Kalimantan Barat; Jambi, Riau, Kepri dan Sumatera Utara serta Selatan.

1 komentar:

Andi Tjiu mengatakan...

Min, minta tolong donk. Bahasa tiociu dari tumbuhan dandelion/蒲公英 apa ya? Trims..

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates