25/09/10


Legenda Kue Bulan

Kue Bulan dikenal dengan nama Tiong Chiu Phia oleh masyarakat Tionghoa. Kue bulan ini dimakan oleh para keluarga petani pada pertengahan musim gugur. Kue bulan adalah lambang hasil akhir dari kerja keras selama setahun bertani di ladang dan bertepatan dengan hari ulang tahun Dewa Bumi. Oleh karena itu para petani menunjukkan rasa terima kasihnya kepada Tuhan dan Dewa Bumi dengan mempersembahkan kue bulan. "Kue bulan" umumnya banyak kisah-kisah menarik.
Kue bulan tradisional pada dasarnya berbentuk bulat, melambangkan kebulatan dan keutuhan. Namun seiring perkembangan zaman, bentuk-bentuk lainnya muncul menambah variasi dalam komersialisasi kue bulan.

Ada tiga versi yang akan dituliskan disini, yang versi legenda Raja Ho Le, versi Perjuangan Prajurit Cina dan yang berasal dari cerita legenda Tiongkok Klasik.


Versi Legenda Raja Ho Le
========================
Raja Ho Le adalah seorang raja yang tamak dan senang memperkaya diri sendiri. Rakyatnya sangat menderita, apalagi saat sang raja
memerintahkan tabib istana agar membuatkan dia obat untuk memperpanjang umur. Ratu Jango sang permaisuri tidak setuju dengan permintaan sang suami, maka dicurilah ramuan obat tersebut kemudian diminumnya. Beberapa saat setelah meminum ramuan tersebut, ratu Jango menghilang dan muncul dalam mimpi seorang suhu. Lewat mimpi tersebut sang ratu mengatakan bahwa dirinya sekarang telah bersemayam di bulan dan menyebut dirinya
Dewi Bulan. Sejak saat itu setiap tahun menurut kalendar Cina,
masyarakat Cina selalu memperingati perjuangan ratu Jango dalam
menyelamatkan masyarakat dari ketamakan Raja Ho Le.


Versi Perjuangan Prajurit Cina
========================
Dahulu kala Cina mengalami nasib yang buruk karena dijajah oleh negara tetangga mereka. Mongolia dan diperintah oleh raja yang penuh dengan hura-hura. Rakyat hidup menderita dan perekonomian negara mengalami penurunan. Saat keadaan perekonomian mengalami kekacauan para aktivis mulai menyerukan revolusi. Perencanaan revolusi berjalan dengan penuh kesulitan karena pengawasan yang ketat dari pemerintah Mongolia.

Pesan pemberontakan sulit untuk disebarkan. Akhirnya seorang aktivis bernama Chu Yuen-chang, dan deputi seniornya. Liu Po-wen memperkenalkan sejenis metode yang disebut "kue bulan". Di dalam kue bulan tersebut akan diselipkan rencana pemberontakan terhadap orang Mongol. "Kue Bulan" tersebut disebarkan dan harus dimakan saat festival terang bulan (Chung Chiu Festival) dengan menyebarkan mitos bahwa siapapun yang memakan "Kue Bulan" saat festival terang bulan dapat menjaga orang yang memakannya dari penyakit dan segera terbebas dari krisis.

Liu berpakaian sebagai pendeta Tao membawa dan membagikan kue bulan ke penduduk-penduduk kota.
Saat Chung Ciu festival tiba, rakyat membuka kue bulan dan mereka menemukan secarik kertas dalam kue. "Habisi orang-orang tartar tanggal 15 pada bulan ke delapan". Sebagai hasilnya semua rakyat bangkit berevolusi melawan pemerintahan Mongolia dan mereka berhasil!!!!!!!.
Sejak saat itu kue bulan menjadi salah satu makanan tradisional saat terang bulan.


Versi Hou Yi - Chang-Er
===================
Zaman dahulu kala, dilangit terdapat 10 matahari menghangatkan langit. Selama musim panas, Kesepuluh matahari bersinar sangat terik dan mengakibatkan kekeringan sehingga kehidupan menjadi sulit bagi Sang Kaisar dan para rakyatnya.

Sang Kaisar kemudian memanggil pemanah terkenal yang dapat memanah sangat jauh dengan ketepatan tinggi bernama Hou Yi. Kaisar memerintahkan Hou Yi untuk memanah sembilan dari sepuluh matahari dari langit dengan menggunakan kesembilan panah saktinya.

Hou Yi berhasil memanah kesembilan matahari dan musim panas menjadi normal kembali, rakyat pun hidup sejahtera. Berkat keberhasilannya, Kaisar menghadiahkan Hou Yi dengan uang dan perhiasan yang banyak. Hou Yi mengambil uang tersebut untuk menikahi wanita yang sangat ia cintai bernama Chang Er. Pernikahan ini sangat meriah dan keluarga dari Hou Yi dan Chang Er sangat bahagia.

Hou Yi bukan saja seorang pemanah terhebat, ia juga arsitek terbaik kaisar. Setelah pernikahannya, kaisar memanggil kembali Hou Yi untuk membangun sebuah istana baru. Istana yang paling indah dan besar pun dibangun olehnya. Hou Yi mendekorasi istana baru dengan emas, permata, sutra dan kerajinan tangan yang sangat indah. Kaisar sangat kagum dengan kehebatan Hou Yi. Kali ini, Kaisar memilih untuk tidak menghadiahkan Hou Yi emas permata, melainkan ia menghadiakan Hou Yi botol kecil yang berisi cairan keabadian.
Kaisar memperingatkan Hou Yi agar berhati-hati untuk tidak meminum keseluruhan isi botol, melainkan dibagi bersama istrinya Chang Er.

Hou Yi berlari segera ke rumah untuk membagi hadiahnya bersama Chang Er . Chang Er begitu gembira, dan langsung meminum keseluruhan isi cairan keabadian.
Setelah menelan cairan tersebut, kepalanya berputar dengan cepat dan iapun terjatuh. Tiba-tiba badannya menjadi sangat ringan dan ia mulai melayang ke langit!
Iapun menjadi sangat frustasi dan berpegangan terhadap apa saja yang ia dapat raih, kursi, tumbuhan, bahkan suaminya yang dapat mencegahnya melayang.

Terakhir ia memegang kandang kelinci yang berisi kelinci putihnya. Hou Yi berteriak dengan putus asa melihat istrinya yang cantik Chang Er melayang ke bulan. Chang Er terjebak di bulan untuk hidup selamanya tanpa suaminya, ia hanya ditemani kelinci putihnya. Hanya satu keajaiban muncul yaitu jembatan bulan muncul malam hari, setahun sekali, saat bulan kedelapan lunar kalender, yaitu sekitar bulan September dan Oktober. Jembatan itu menghubungkan Bulan dan Bumi.
Selama malam itu Chang Er dan Hou Yi kembali bersama untuk waktu yang singkat akan kebahagiaan.
Bisa dibayangkan ya, kita dengan pasangan masih bertemu seminggu sekali, bahkan mungkin lebih. Chang Er dan Hou Yi hanya bertemu 1x dalam setahun!!



HAPPY MOON CAKE FESTIVAL.
中秋节快乐
SELAMAT MERAYAKAN FESTIVAL KUE BULAN.


Salam HSG

Posted by: Kaz HSG

Untuk memperingati Moon Cake Festival (22/09/2010)

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates