10/05/11

Bahasa Hakka Hampir Sama Dengan Mandarin

Salam Surgawi,

Bahasa Hakka sebagai salah satu bahasa daerah suku Tionghoa, menyebar luas hampir di seluruh belahan bumi yang dihuni oleh etnis Tionghoa.

Seperti Mandarin, bahasa Hakka memiliki beberapa intonasi. Dalam Mandarin dikenal 5 intonasi berbeda yaitu:
1. Intonasi suara tinggi (high tone)
2. Intonasi suara naik (rising tone)
3. Intonasi suara turun (falling tone)
4. Perpaduan intonasi naik dan turun (falling rising tone)
5. Intonasi netral

Sama seperti Mandarin, dalam bahasa Hakka juga dikenal 5 intonasi berbeda. Namun tidak semua kata memiliki 5 intonasi, ada kalanya satu kata hanya memiliki 3-4 intonasi berbeda.

Contoh:

Fung
Kata fung dalam bahasa Hakka bisa memiliki beberapa arti, yaitu:
Fung (nada 1): Burung Hong
Fung (nada 2): Angin
Fung (nada 3): Merah
Fung (nada 4): Mengasapi
Fung (nada 5 - netral): Lebah

Bahasa Hakka mengalami perkembangan sesuai dengan kebudayaan dan lingkungan tempat bahasa itu diucapkan. Dengan kata lain, walaupun berakar sama, yaitu bahasa Hakka, namun dalam beberapa pengucapannya, Hakka Kalimantan berbeda dengan Hakka Sumatra. Bahkan yang paling mudah dilihat adalah perbedaan logat Hakka Pontianak dan Hakka Singkawang yang masih merupakan dua daerah dalam satu wilayah yang saling berbatasan di Kalimantan Barat. Hal mana Pontianak menggunakan Hakka berlogat halus, dan Singkawang menggunakan Hakka berlogat kasar / tinggi. Pengucapan, intonasi dan artinya pun sudah berbeda.

Contoh:

Fung dalam Hakka Pontianak berarti mengasapi (nada 4), dalam Hakka Singkawang berarti angin.

Tanpa meremehkan logat atau intonasi Hakka Singkawang, intonasi standar Hakka yang benar adalah bersumber pada Hakka Moi Yan (Mei Xian) di China Daratan. Hal mana dikatakan, ada kata-kata dalam bahasa Hakka yang menyerupai nada, intonasi dan pengucapan dalam bahasa Mandarin.

Contoh:

M (Mandarin), H (Hakka)

Hao (M) - Ho (H) = Baik
You (M) - Jiu (H) = Ada
Ai (M) - Oi (H) = Mau
Ge Ge (M) - Ko Ko = Kakak laki-laki
Ge (M) - Ko = Lagu
Dui (M) - Tui (H) = Betul
Hen Duo (M) - Cin To / An To (H) = Sangat banyak
Yi Dien (M) - Jit Tit (H) = Sedikit
Zhuo (M) - Cho (H) = Duduk
Xiao (M) - Siau / Se (H) = Kecil
Da (M) - Thai (H) = Besar
Ren (M) - Nyin (H) = Orang
Hung (M) - Fung (H) = Merah
Ya Zi (M) - Nga Chi (H) = Gigi

Itu baru sebagian kecil persamaan antara bahasa Hakka dengan Mandarin. Bila ditelaah lebih lanjut lagi, masih banyak persamaan yang bisa dituliskan dari kedua bahasa tersebut.

Nah, jikalau begitu, apakah belajar bahasa Hakka itu sulit bila kita menguasai Mandarin? Sebaliknya, bila kita menguasai bahasa Hakka, apakah belajar Mandarin itu sulit?

Anda sendiri yang lebih mengetahui jawabannya.


Salam HSG

Posted by: Kaz HSG
©HSG-May 2011

1 komentar:

agus banjar mengatakan...

kalo menilik sejarah bahasa hakka itu ibu dari bahasa mandarin,tercatat orang han/kerajaan han adalah orang hakka.






Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates