09/10/10

Kisah Budi Menuju Sukses

Seorang pemuda yang bernama Budi datang dari desa, setelah sekian lama berada di Jakarta, mencoba melamar pekerjaan di Istana Negara. Posisi yang ditawarkan disana adalah Cleaning Service.

Waktu interview, Budi ditanya, "Apa Anda bisa internet?" Budi menggeleng.

"Apa Anda memiliki e-mail?" Budi menggeleng lagi.

"Apa Anda memliki BlackBerry?" Lagi-lagi Budi menggeleng dengan sedih.

"Bagaimana Anda mau melamar kerja disini bila tidak bisa internet, tidak punya email dan BlackBerry?"

Akhirnya dengan sedih, Budi meninggalkan Istana Negara. Dengan uang tersisa Rp. 100.000 di kantong, Budi mampir ke pasar.

"Aku akan membeli apapun yang aku dapatkan dari uang ini."

Akhirnya Budi berhasil membeli 5kg jeruk di pasar dan dia pun menjualnya keliling. Dengannya, setelah jeruknya terjual dia mengumpulkan uang Rp 150.000,-

Keesokan harinya, Budi kembali ke pasar dan memberli 5kg jeruk dan pulang dengan pendapatan yang sama.

Semakin lama, jeruk yang dibeli Budi semakin banyak dan keuntungannya pun semakin besar.

Dalam waktu 2 tahun, Budi pun berhasil membuka toko buah-buahan yang dikelolanya sendiri dan memiliki 3 pegawai.

Suatu hari, Budi didatangi oleh seorang wartawan. Dalam wawancaranya, Budi ditanya. "Apa Bapak bisa internet?" Budi menggeleng.

"Apa Bapak punya e-mail?" Budi menggeleng lagi.

"Apa Bapak memiliki BlackBerry?" Lagi-lagi Budi menggeleng.

"Luar biasa! Bapak bisa mempunyai toko buah-buahan sebesar ini. Padahal Bapak tidak bisa internet, tidak punya e-mail dan BlackBerry." Kata sang wartawan. "Bagaimana jadinya kalau Bapak bisa internet, punya e-mail dan BlackBerry? Tentunya usaha Bapak akan lebih maju."

Jawab Budi, "Kalau saya bisa internet, punya e-mail dan BlackBerry, saya hanya seorang Cleaning Service di Istana Negara."

Moral cerita:
Kepintaran, gelar dan materi bukanlah sesuatu syarat mutlak untuk mendapatkan kesuksesan. Syarat utama kesuksesan adalah: Ulet, giat dan rajin tanpa kenal menyerah!


Salam HSG


Posted by: Kaz Felinus Li  
HSG - October 2010


(kisah ini juga diposting sebagai comment di wall dari wall post: Grace Reissa Dods http://www.facebook.com/profile.php?id=1478413388)

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates