22/09/10



Jiwa Besar Dan Berkah Besar


Alkisah seorang anak yg mengalami cacat tubuh dari lahir,kondisi fisiknya sejak kecil hingga saat berusia 15 thn ini sangatlah lemah. Berjalanpun harus menggunakan penyangga tubuh bahkan kursi roda selalu dipersiapkan disekitarnya bila tubuhnya tdk lagi memiliki kekuatan untuk melakukan aktivitas.

Walaupun begitu sipemuda kecil itu tidak pernah menampakkan raut muka yg sedih. Senyuman selalu menyungging disetiap kata2 yg terlontar dibibirnya. Mereka sekeluarga saling menyayangi dan bergantian membrinya dukungan baik fisik maupun semangat.

Disuatu senja, saat kedua menikmati matahari kembali keperaduan, sikakak membuka pembicaraan. Dik ,kita berandai-andai nih,kalau bisa atau kalau boleh memilih atau kalau ada yg kamu inginkan dan ada yg mau memberi,apa yg ingin kamu rubah dikehidupanmu sekarang?

Sambil tersenyum santai siadik menjawab: Tidak ada. Jangan buru2 menjawab,pikir baik-baik dulu. Jika kamu diperbolehkan merubah,apapun itu,apa yg ingin kamu rubah? Sikakak penasaran mengulang pertanyaan yg sama .

Tidak ada kak! Tidak ada yg ingin aku rubah. Dan mengapa aku harus merubahnya? Tanyanya balik. Kamu tdk ingin bisa berjalan sendiri? Kamu tdk ingin terlepas dari tongkat penyanggamu dan kursi roda ini? Balas kakak dengan nada sengit.

Aku tdk mau. Dengan tongkat penyangga dan kursi roda ini,aku tdk perlu capek berjalan dan mengantri dimanapun. He he he kakak sendiri tahukan,aku sudah biasa bermain bola dari kursi roda dan teman-temanku juga senang bermain denganku.

Pokoknya tdk ada apapun yg ingin aku rubah! Serunya nyaring. Setelah berdiam beberapa saat,siadik meneruskan bicaranya. Kak,jangan marah dulu ya,sungguh kak, tdk ada yg ingin aku rubah dikehidupanku sekarang,karena aku tahu dan sadar,aku tdk mungkin bisa merubah kondisi tubuhku yg lemah ini.

Tetapi aku bahagia dan sangat bersyukur yaitu memiliki ayah,ibu,dan kakak yg sangat mencintaiku. Memiliki keluarga dan teman-teman yg baik telah lebih dari cukup dari yg bisa aku harapkan. Dan aku tdk ingin merubah semua ini dan menggantikannya dgn apapun .

Segera sikakak berbalik dan memeluk adiknya sambil berbisik sayang . Terima kasih dik, kakak selalu menyayangimu.

Pembaca yg budiman . Banyak org menderita dikehidupannya karena tdk mampu menikmati apa yg telah diperolehnya.

Tetapi selalu mencari dan menginginkan sesuatu diluar jangkauannya, merasa sukses itu ada disana,bukan berada disini.

Maka berbahagialah orang yg mampu menerima keadaan hari ini apa adanya, tanpa menggerutu,mengeluh,dan tanpa kasihan pada diri sendiri.

Mampu menerima keadaan yg tdk bisa dirubah dengan ikhlas dengan rasa syukur, itulah jiwa besar yg harus kita kembangkan didalam mengarungi kehidupan ini agar kita tetap mantap dan tegar dalam menatap hari depan.

Kita tersenyum saat kita maju dan sukses itu adalah hal biasa namun bisa tetap tersenyum disaat kita dirundung ketidak beruntungan,itu barulah luar biasa. Itulah kekayaan hidup. Itulah pemenang sejati!


Salam Surgawi

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates