01/08/10

Cinderella

Pada zaman dahulu, disebuah kerajaan yg termasyur, seorg pria hidup bahagia bersama istrinya yg cantik dan baik dan putri kecilnya yg cantik. tetapi sayang pada suatu hari istri pria itu jatuh sakit dan meninggal . beberapa tahun telah berlalu dan si pria menikah lagi dgn seorg wanita yg kejam, jahat dan sombong pula. begitu dia melihat Cinderella, perempuan jahat itu membencinya karena kebaikkan dan kelembutannya. setelah menikah,ibu tiri itu menyuruh Cinderella utk melakukan pekerjaan berat di rumah.
dia harus mencuci pakaian,mencuci piring dan menggosok lantai.dia juga harus menggosok dan mengilapkan kamar ibu dan kedua saudara tirinya.
Cinderella tidur di loteng yg berdebu.utk mencapainya dia hrs memanjat tangga yg kecil.ketika selesai mengerjakan tugasnya,anak malang ini duduk di pojok cerobong asap diantara perapian karena tempat itu hangat.itulah sebabnya dia disebut Cinderella.dia bahkan semakin membuat marah saudara tirinya,karena sekalipun dia berpakaian compang camping dgn rambut berantakan,dia beratus ratus cantik daripada dua makhluk pendengki itu,yg mneghabiskan hari harinya memandangi diri di cermin dan menata rambutnya.Cinderella sangat sedih tai dia tetap tabah shg tak pernah mengeluh.

suatu hari, seorang utusan Raja mengumumkan bahwa sang Pangeran akan mengadakan pesta dansa.oleh karena itu semua gadis kerajaan itu di undang.selama seminggu,kedua saudara tiri Cinderella menghabiskan waktunya menyiapkan gaun pesta,yg membuat gadis malang itu bekerja keras karena hrs terus menjahit,memilih,menyeterika,memendekan dan memanjangkan gaun mereka.
"aku,"kata saudara tiri tertua," akan mengenakan gaun beludru panjang merah denganselendang perak."
"aku,"kata yg satunya," aku mengenakan mantel ersulam emas dan bros berlian."
kedua saudari tiri itu memaksa Cinderella utk menilainya saat mereka mencoba pakaian karena mereka tahu Cinderella memiliki selera yg baik.
"apakah kau pergi ke pesta itu, Cinderella ?" tanya saudara tiri yg lebih muda.
"Oh,kumohon jgnlah mengolok-olok aku.lihat rambutdan pakaian compang campingku."
"Cinderella benar," kata saudara tiri tertua."dia akan terlihat aneh dan mempermalukan kita."
bila dihina seperti itu setiap org pasti akan membalas,tetapi Cinderella tdk mendendam,bahkan tdk mau membuat masalah ketika menyiapkan pakaian mereka. akhirnya, malam itu tiba dan dua org saudari tiri itu pergi ke pesta dansa mengenakan gaun dgn sulaman indah dan perhiasan gemerlap. dari jendela loteng yg menyedihkan,Cinderella memandangi mereka sejauh dia dpt memandang.ketika kereta itu hilang dari pandangan, meledaklah air matanya.

Dari negeri yg jauh, ibu peri mendengar tangisan Cinderella. dengan tongkat ajaibnya dia muncul di loteng yg kotor itu.
"Ada apa anakku yg manis?" dia bertanya.
"Oh Ibu, aku ingin pergi ke pesta dansa," Cinderella menjawab dgn linangan air mata.
"Baiklah kau pasti pergi ke pesta dansa dan kau akan menjadi perempuan tercantik di sana. Pergi ke kebun dan petiklah sebual labu."
Meskipun kaget dgn permintaan itu, Cinderella pergi dan memetik sebuah labu yg besar.
Dgn mengayunkan tongkat ajaibnya, Sang peri mengubahnya menjadi sebuah kereta yg agung.
"Sekarang.anakku yg cantik, aku perlu seekor tikus besar dan beberapa tikus kecil."
Cinderella membawa seekor tikus besar dan enam ekor tikus kecil dari jebakan tikus.
Dgn ayunan tongkat ajaibnya sekali lagi, Sang peri mengubah tikus kecil itu menjadi enam kuda besar, dan tikus besar itu menjadi kusirnya.
"Pergi sekalilagi ke kebun. di belakang ember penyiram kau akan menemukan enam kadal berwarna cerah. bawa mereka kepadaku," kata sang peri.
Dan ketika Cinderella kembali, Ibu peri angkatnya mengubah menjadi reptil-reptil itu menjadi pengiring yg pintar.
"Sekarang, kau sudah siap pergi ke pesta dansa," kata peri mengagumi kereta itu dgn bangga.
"Aku tdk ingin bertindak lancang Ibu Terkasih, tapi pakaian ku seperti pengemis."
"Oh Sayangku bagaimana aku bisa lupa ?" seru Ibu peri, dan dia mengayunkan tongkatnya berkali-kali hingga Cinderella berubah menjadi putri yg sangat cantuik.Pakaian tuanya yg penuh lubang berubah bersinar laksana jubah sutra emas. Rambutnya bergaya elegan dgn untaian rambut keriting yg berkelabang.Kemudian ibu peri memberikan Cinderella sepasang sepatu kaca yg sangat pas dgn bentuk kakinya yg indah sempurna. Tetapi,ibu peri angkatnya berpesan :
" Hati-hati Cinderella ! ada satu hal yg tdk boleh kau lupakan. Sebelum jarum jam menunjukkan keangka dua belas tengah malam, kau hrs pulang dari pesta dansa. Kalau tidak, keratamu akan berubah menjadi labu,kuda2mu akan berubah menjadi tikus,dan kusir akan menjadi tikus besar,para pengawalmu akan menjadi kadal dan pakaian indahmu menjadi compang camping."

Dgn hati bahagia,si cantik Cinderella berjanji dia akan mematuhi ibu peri dan akan berada di rumah sebelum tengah malam.
kemudian,dia melangkah dgn penuh syukur kedalam kereta yg berjalan menembus malam kearah istana dan pesta dansa Pangeran...

Ketika Cinderella masuk ke aula besar, tiba2 suasana senyap:
biola2 berhenti bermain, percakapan terhenti, dan suasana senyap terpana, setiap orang menatap pada kecantikan yg bersinar dari gadis yg tak dikenal itu. Pangeran sendiri meminta dia utk duduk di tempat terhormat, tetapi kemudian tak mampu mengucap satu katapun karena sangat terpesona kepadanya. Pangeran kemudian mengundang Cinderella berdansa yg diterima dgn rasa syukur karena setiap org bahkan semakin mengaguminya, kemudian dgn sangat sopan dia menyapa saudara tirinya yg tdk mengenalnya.

Waktu berlalu sampai Cinderella mendengar dentangan jam sebelas kali. dengan segera dia membungkuk memberi hormat dan meninggalkan aula selekas mungkin. segera setelah sampai di rumah, dia memanggil ibu peri.
"terima kasih yg tak terkira, ibu terkasih. aku baru saja memiliki waktu terindah seumur hidupku, tetapi akan minta sekali lagi karena Pangeran mengundangku ke pesta dansa kedua besok malam."

Peri yg baik itu baru mau menjawab, tiba2 dua saudara tirinya mengetuk getuk pintu depan. Cinderella pergi membuka pintu utk mereka, mengucek matanya seolah-olah baru bangun tidur.
"kenapa begitu malam kak?" katanya menguap dan meluruskan badan
"kami punya pesta yg luar biasa", kata saudara tiri muda, "seorg putri cantik yg tak diundang datang. dengan jelas dia menyapa kami seperti sdh lama mengenal kami"
"tak seorg pun tahu namanya" kata saudara tiri yg tertua,"kami mendengar sang Pangeran akan memberi segala yg dia miliki utk mengetahui siapa dia yg sebenarnya".
Cinderella tersenyum dan berkata: "tolong kak pinjami saya gaun kuning tuamu supaya besok saya bisa pergi ke pesta dansa itu utk melihat putri yg cantik itu".
"apa? kau mau pergi ke pesta dansa, apa kau gila!? pekik yg satunya
"kau benar2 gila, kau ingin mempermalukan kami?" kata yg lainnya
Sambil cekikikan berdua, sepasang saudari berhati busuk itu pergi tidur.

Pada malam berikutnya, ibu peri menganyun2kan tongkatnya dan memberi keajaiban lebih banyak lagi. dia mengubah labu menjadi kereta, tikus menjadi kuda dan kadal menjadi pasukan pengawal dan dia menghabiskan waktu lebih lama utk membuat gaun bagi Cinderella.
"malam ini kamu harus lebih cantik dari malam kemarin" kata peri.
"daripada dikuncir dan dikelabang, malam ini rambut kamu dibiarkan terurai. semua pakaianmu dibuat berenda. kau akan mengenakan sepatu yg sama spt sebelumnya."

Dan jadilah Cinderella ke pesta dgn pakaian seperti seorg ratu

Di istana sang Pangeran menanti dgn tidak sabar. ketika Cinderella tiba, dia pikir itu mimpi: Cinderella jauh lebih cantik dari yg ia ingat. dengan lembut ia menyambut tangannya dan mereka mulai berdansa, berjingkat dan memutar, saling menatap penuh perhatian satu sama yg lain. Cinderella begitu terlena, sehingga dia tidak mendengar jam menunjukkan pukul sebelas, dan bahkan pukul setengah dua belas. tetapi pada dentangan terakhir menjelang tengah malam, dia melepaskan tangannya dari sang Pangeran dan berlari panik seperti seekor kijang.

Dia berlari secepat mungkin menuruni tangga istana. dalam kepanikkannya, dia kehilangan sepatu kacanya, sebelum lenyap ditelan malam. Ketika berusaha mengejarnya sang Pangeran menemukan sepatu kacanya di tangga. dengan lembut dia memunggut sepatu itu, mengecupnya dan memerintahkan pengawalnya utk mencari putri tak dikenal itu. tetapi dia benar-benar telah hilang. Cinderella tiba di rumah dgn tersenggal-senggal kehabisan nafas, tanpa kereta, tanpa kusir, tanpa pengawal, tanpa pengiring, dengan mengenakan pakaian lamanya. semua yg ia miliki di malam luar biasa itu tinggal sebuah sepatu kaca kecil.

Ketika para saudara tirinya sampai dirumah dari pesta dansa, Cinderella pura-pura terbangun dan bertanya pada mereka apakah melihat putri cantik itu lagi.
"dia datang" kata saudari yg tua, "tapi ia berlari tanpa mengucapkan selamat tinggal ketika jam menunjukkan tengah malam"
"dia berlari begitu cepat", lanjut yg lebih muda, "sehingga dia kehilangan satu sepatu kacanya, sang Pangeran memungutnya dsn menolak berdansa, bahkan tak mau bicara setelah itu, dia hanya duduk memandangi sepatu ditangannya."
"dia sangat tergila2 padanya" lanjut yg tua, "dan menurut pendapatku, dia akan melakukan apa saja utk menemukannya kembali."

Benar, pagi-pagi keesokkan harinya, seorg utusan Raja menyatakan bahwa sang Pangeran akan menikahi gadis yg kakinya benar-benar pas dengan sepatu kaca itu.
Pertama, mereka mengenakan sepatu kaca itu kepada para putri kerajaan, putri bangsawan dan semua wanita cantik di kerajaan, tetapi tak satupun memiliki ukuran kaki yg sesuai. akhirnya sepatu itu dibawa ke kedua saudari tiri Cinderella, yg juga mencoba sepatu yg membuat kaki mereka kesakitan.
"sekarang giliranmu", kata pegawal raja menunjuk Cinderella.
"apakah kalian bercanda" teriak kedua saudari tiri itu, tertawa sejadinya." dia hanyalah pembantu di dapur!"
"saya telahmendapat perintah utk mengenakan sepatu itu kepada semua perempuan di kerajaan" , sahut si pengawal.
Dia berlutut di depan Cinderella dan menawarkan sepatu itu kepadanya.
gadis itu mengenakan sepatu kaca itu, dan tentunya sangat pas. dan kemudian Cinderella mengenakan sepatu kaca pasangannya yg ia keluarkan dari dalam sakunya dan menunjukan kepada kedua saudara tirinya yg terheran-heran.

Kemudian ibu peri tiba dan dengan mengayunkan tongkat ajaibnya, dia mengubah pakaian compang-camping Cinderella menjadi pakaian yg bahkan jauh lebih cantik dari sebelumnya. kedua saudari tiri yg jahat mengenali putri cantik yg mereka lihat di pesta dansa dan mereka jatuh lemas dan meminta maaf kepadanya. Cinderella memeluk mereka dan memaafkan dgn sepenuh hatinya. Kemudian Cinderella dibawa ke istana dimana sang Pangeran segera mengenali. dia mengenalnya jauh lebih cantik dari yg pernah dilihatnya, menyambutnya dgn uluran tangan dan bersumpah utk mencintainya selama-lamanya.
Dia menikahinya dan mereka memiliki banyak anak.

Cinderella, yang kebaikannya secantik wajahnya, membawa kedua saudara tirinya hidup di istana juga dan setahun kemudian, dia menikahkan mereka dengan bangsawan.

( TAMAT )


Posted By: Lynzz HSG
This story is the property of Heavenly Story Group.
Copyrights: ©HSG-July 2010

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates