Tampilkan postingan dengan label Belajar Bahasa Inggris Yuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar Bahasa Inggris Yuk. Tampilkan semua postingan

12/07/11

Sejarah Bahasa Inggris

Salam Surgawi,

Asal usul bahasa Inggris bermula dari lahirnya bahasa Inggris di pulau Britania kurang lebih 1.500 tahun yang lalu. Bahasa Inggris adalah sebuah bahasa Jermanik Barat yang berasal dari dialek-dialek Anglo-Frisia yang dibawa ke pulau Britania oleh para imigran Jermanik dari beberapa bagian barat laut daerah yang sekarang disebut Belanda dan Jerman. Pada awalnya, bahasa Inggris Kuno adalah sekelompok dialek yang mencerminkan asal-usul beragam kerajaan-kerajaan Anglo-Saxon di Inggris. Salah satu dialek ini, Saxon Barat akhirnya yang berdominasi. Lalu bahasa Inggris Kuno yang asli kemudian dipengaruhi oleh dua gelombang invasi.

Gelombang invasi pertama adalah invasi para penutur bahasa dari cabang Skandinavia keluarga bahasa Jerman. Mereka menaklukkan dan menghuni beberapa bagian Britania pada abad ke-8 dan ke-9.

Lalu gelombang invasi kedua ini ialah suku Norman pada abad ke-11 yang bertuturkan sebuah dialek bahasa Perancis. Kedua invasi ini mengakibatkan bahasa Inggris “bercampur” sampai kadar tertentu (meskipun tidak pernah menjadi sebuah bahasa campuran secara harafiah).

Hidup bersama dengan anggota sukubangsa Skandinavia akhirnya menciptakan simplifikasi tatabahasa dan pengkayaan inti Anglo-Inggris dari bahasa Inggris.

Bahasa Inggris Purba (Bahasa Inggris Proto) :

Suku-suku bangsa Jermanik yang memelopori bahasa Inggris (suku Anglia, Saxon, Frisia, Jute dan mungkin juga Frank), berdagang dengan dan berperang dengan rakyat Kekaisaran Romawi yang menuturkan bahasa Latin dalam proses invasi bangsa Jermanik ke Eropa dari timur. Dengan itu banyak kata-kata Latin yang masuk kosakata bangsa-bangsa Jermanik ini sebelum mereka mencapai pulau Britania. Contohnya antara lain adalah camp (kamp), cheese (keju), cook (memasak), dragon (naga), fork (porok, garpu), giant (raksasa), gem (permata), inch (inci), kettle (ketel), kitchen (dapur), linen (kain linen), mile (mil), mill (kincir angin), noon (siang), oil (oli, minyak), pillow (bantal), pin (paku), pound (pon), soap (sabun), street (jalan), table (meja), wall (tembok), dan wine (anggur). Bangsa Romawi juga memberi bahasa Inggris beberapa kata yang mereka sendiri pinjam dari bahasa-bahasa lain seperti kata-kata: anchor (jangkar), butter (mentega), cat (kucing), chest (dada), devil (iblis), dish (piring, makanan), dan sack (saku).

Menurut Anglo-Saxon Chronicle, sekitar tahun 449, Vortigern, Raja Kepulauan Britania, mengundang “Angle kin” (Suku Anglia yang dipimpin oleh Hengest dan Horsa) untuk menolongnya dalam penengahan konflik dengan suku Pict. Sebagai balasannya, suku Angles diberi tanah di sebelah tenggara Inggris. Lalu pertolongan selanjutnya dibutuhkan dan sebagai reaksi “datanglah orang-orang dari Ald Seaxum dari Anglum dari Iotum” (bangsa Saxon, suku Anglia, dan suku Jute). Chronicle ini membicarakan masuknya banyak imigran atau pendatang yang akhirnya mendirikan tujuh kerajaan yang disebut dengan istilah heptarchy. Para pakar modern berpendapat bahwa sebagian besar cerita ini merupakan legenda dan memiliki motif politik. Selain itu identifikasi para pendatang di Inggris dengan suku Angle, Saxon, dan Jute tidak diterima lagi dewasa ini (Myres, 1986, p. 46 dst.), terutama setelah diterima bahwa bahasaAnglo-Saxon ternyata lebih mirip dengan bahasa Frisia daripada bahasa salah satu sukubangsa yang disebut di atas ini.

Bahasa Inggris Kuno

Para pendatang yang menginvasi pulau Britania mendominasi penduduk setempat yang menuturkan bahasa Keltik. Bahasa Keltik akhirnya bisa lestari di Skotlandia, Wales dan Cornwall. Dialek-dialek yang dipertuturkan oleh para pendatang yang menginvasi Britania pada zaman sekarang disebut dengan nama bahasa Inggris Kuno, dan akhirnya bahasaAnglo-Saxon . Kemudian hari, bahasa ini dipengaruhi bahasa Jermanik Utara; bahasa Norwegia Kuna yang dipertuturkan oleh kaum Viking yang menginvasi dan akhirnya bermukim di sebelah timur laut Inggris (lihat Jórvík). Para pendatang yang bermukim lebih awal menuturkan bahasa-bahasa Jermanik dari cabang yang berbeda. Banyak dari akar kosakata mereka memang sama atau mirip, meski tatabahasanya agak lebih berbeda termasuk prefiks (awalan), sufiks (akhiran), dan hukum infleksi (takrifan) dari banyak kata-kata. Bahasa Jermanik dari orang-orang Britania yang berbahasa Inggris Kuno ini, terpengaruhi kontak dengan orang-orang Norwegia yang menginvasi Britania. Hal ini kemungkinan besar merupakan alasan daripada penyederhanaan morfologis bahasa Inggris Kuno, termasuk hilangnya jenis kelamin kata benda dan kasus (kecuali pronominal). Karya sastra ternama yang masih lestari dari masa Inggris Kuno ini adalah sebuah fragmen wiracarita “Beowulf”. Penulisnya tidak diketahui, dan karya ini sudah dimodifikasi secara besar oleh para rohaniwan Kristen, lama setelah digubah.

Kemudian introduksi agama Kristen di Britania menambah sebuah gelombang baru yang membawa banyak kata-kata pinjaman dari bahasa Latin dan bahasa Yunani.

Selain ada yang berpendapat bahwa pengaruh bahasa Norwegia berlangsung sampai pada Abad Pertengahan awal.

Masa Inggris Kuno secara resmi berakhir dengan Penaklukan Norman, ketika bahasa Inggris secara drastik dipengaruhi bahasa kaum Norman ini yang disebut bahasa Norman dan merupakan sebuah dialek bahasa Perancis.

Penggunaan istilah Anglo-Saxon untuk mendeskripsikan pembauran antara bahasa serta budaya Anglia dan Saxon merupakan sebuah perkembangan modern. Menurut Lois Fundis, (Stumpers-L, Jum’at, 14 Des 2001)

* “The first citation for the second definition of ‘Anglo-Saxon’, referring to early English language or a certain dialect thereof, comes during the reign of Elizabeth I, from an historian named Camden, who seems to be the person most responsible for the term becoming well-known in modern times.”

* “Kutipan pertama untuk definisi kedua ‘Anglo-Saxon’, merujuk pada bahasa Inggris awal atau dialek tertentu dari bahasa ini, muncul selama pemerintahan Elizabeth I, dari seorang sejarawan bernamaCamden, yang kelihatannya menjadi orang paling bertanggung jawab untuk menjadi terkenalnya istilah ini pada masa modern.”

Bahasa Inggris Pertengahan :

Selama 300 tahun setelah invasi kaum Norman di Britania pada tahun 1066, raja-raja Norman dan kaum bangsawan hanya menuturkan bahasa Perancis dialek Norman saja yang disebut dengan nama bahasa Anglo-Norman. Sementara itu bahasa Inggris berlanjut sebagai bahasa rakyat. SementaraAnglo-Saxon Chronicle tetap ditulis sampai tahun 1154, sebagian besar karya sastra lainnya dari masa ini ditulis dalam bahasa Perancis Kuna atau bahasa Latin.

Sejumlah besar kata-kata Norman dipinjam dalam bahasa Inggris Kuno dan menghasilkan banyak sinonim (sebagai contoh diambil ox/beef (sapi), sheep/mutton (kambing), dan lain-lain). Pengaruh Norman ini memperkuat kesinambungan perubahan-perubahan bahasa Inggris pada abad-abad selanjutnya dan menghasilkan sebuah bahasa yang sekarang disebut dengan istilah bahasa Inggris Pertengahan. Salah satu perubahannya adalah meningkatnya pemakaian sebuah aspek unik tatabahasa Inggris yang disebut dengan istilah continuous tense dengan imbuhan atau sufiks -ing.

Ejaan bahasa Inggris juga dipengaruhi bahasa Perancis pada periode ini. Bunyi-bunyi /θ/ dan /ð/ sekarang dieja sebagai th dan bukan dengan huruf Inggris Kuno þ and ð, yang tidak ada dalam bahasa Perancis.

Selama abad ke-15, bahasa Inggris Pertengahan berubah lebih lanjut lagi. Perubahan ini disebut sebagai The Great Vowel Shift (“Pergeseran Vokal Besar”), dan dimulai dengan penyebaran dialek London bahasa Inggris yang mulai dipakai oleh pemerintahan dan munculnya buku-buku cetak. Bahasa Inggris modern sendiri bisa dikatakan muncul pada masa William Shakespeare. Penulis ternama dari masa Inggris Pertengahan ini ialah Geoffrey Chaucer, dengan karyanya yang terkenal The Canterbury Tales.

Banyak sumber sezaman menyatakan bahwa dalam kurun waktu lima puluh tahun setelah Invasi kaum Norman, sebagian besar kaum Norman di luar istana berganti bahasa dan menuturkan bahasa Inggris. Bahasa Perancis kala itu tetap menjadi bahasa resmi pemerintahan dan perundang-undangan yang bergengsi di luar dinamika sosial. Sebagai contoh, Orderic Vitalis, seorang sejarawan yang lahir pada tahun 1075 dan seorang anak ksatria Norman, menyatakan bahwa ia hanya mempelajari bahasa Perancis sebagai bahasa kedua.

Sastra Inggris mulai muncul kembali pada sekitar tahun 1200 Masehi ketika perubahan iklim politik dan jatuhnya bahasa Anglo-Norman membuat hal ini lebih bisa diterima. Pada akhir abad tersebut, bahkan kalangan kerajaan sudah berganti menuturkan bahasa Inggris. Sedangkan bahasa Anglo-Norman masih tetap dipakai pada kalangan tertentu sampai agak lama, namun akhirnya bahasa ini juga tidak merupakan bahasa hidup lagi.

Bahasa Inggris Modern Awal :

Mulai dari abad ke-15, bahasa Inggris berubah menjadi bahasa Inggris Modern, yang seringkali ditarikh bermula dengan Great Vowel Shift (“Pergeseran Bunyi Besar”).

Setelah itu bahasa Inggris mulai banyak mengambil kata-kata pungutan dari bahasa-bahasa asing, terutama bahasa Latin dan bahasa Yunani semenjak zaman Renaisans. Karena banyak kata-kata dipinjam dari bahasa yang berbeda-beda, dan ejaan bahasa Inggris bisa dikatakan tidak konsisten, maka risiko pelafazan salah kata-kata cukup tinggi. Namun sisa-sisa dari bentuk-bentuk yang lebih kuna masih ada pada beberapa dialek regional, terutama pada dialek-dialek di West Country.

Pada tahun 1755 Samuel Johnson menerbitkan kamus penting bahasa Inggris pertama, yang berjudul Dictionary of the English Language.

Seiring perkembangan jaman, dan perkembangan teknologi tentunya, banyak org di seluruh dunia yg tergabung dalam berbagai macam komunitas internasional dan saling berkenalan dengan menggunakan bahasa Inggris untuk mempermudah mereka dalam berkomunikasi sekaligus mempercepat dan efisiensi waktu, muncul berbagai macam singkatan yg mempermudah kita dalam berkomunikasi secara digital.

Beberapa singkatan umum dalam Bahasa Inggris:

AFAIK = As Far As I Know = sepanjang yang saya tahu

ASAP= As Soon As Possible = sesegera mungkin

BTW = By The Way = oh ya?

CMIIW = Correct Me If I’m Wrong = benarkan bila saya salah

CP = Cross-Posting = posting double

LTNC = Long Time No See = lama tidak jumpa

FYI = For Your Information = sekadar info

HTH = Hope That Helped/Hope This Helps = semoga membantu

IAC = In Any Case = dalam situasi apapun

III= It Is Imposible = mustahil

IIRC = If I Recall Correctly = bila ingatan saya benar

IMO = In My Opinion

IMHO = In My Humble Opinion (rarely: In My Honest Opinion) = menurut pendapat saya

IMNSHO = In My Not-So-Humble Opinion

IOW = In Other Words = dengan kata lain

ISO = In Search Of = sedang mencari

LOL = Laughs Out Loud = tertawa terbahak-bahak

LMAO = Laughing My Ass Off = tertawa ngakak

OIC = Oh, I See = gitu ya..

OMG = Oh, My God =

OTOH = On The Other Hand = Sebaliknya atau di sisi lain

OT = Off Topic = di luar topik

OOT = Out Of Topic = di luar topik

POV = Point Of View = pandangan / opini

PS = Post Scriptum; PostScript = NB (nota bene) di luar tulisan di atas (biasanya setelah tulisan email / artikel selesai).

ROTFL = Rolling On The Floor Laughing = tertawa ngakak

ROTFLMAO = Rolling On The Floor Laughing My Ass Off = tertawa ngakak

SOL = Sorry, One Liner – kalau pesan anda pendek, cantumkan ini.

SSIA = Subject Says It All = subjek sudah menjelaskan isi

TBE = To Be Expected = diharapkan

TBH = To Be Honest = sejujurnya

TWIMC = To Whom It May Concern = pada siapa saja yang berkepentingan

TBYB = Try Before You Buy = coba sebelum membeli

TMA = Take My Advice = ambil nasihat saya

TIMTOWTDI = There Is More Than One Way To Do It = banyak jalan

TINALO = This Is Not A Legal Opinion = bukan pandangan hukum

TINAR = This Is Not A Recommendation = bukan rekomendasi

TIA = Thanks In Advance = terima kasih sebelumnya

TFTT = Thanks For The Thought = terima kasih pendapatnya

TYVM = Thank You Very Much

VOOT = Very Out Of Topic = gak nyambung banget

WOMBAT = Waste Of Money, Brains, And Time = buang uang, pikiran dan waktu

WBS = Write Back Soon = saya balas segera suratnya

WRT = With Regard To; With Respect To = berkaitan dengan

WYGIWYPF = What You Get Is What You Pay For = apa yang kamu dapat itu sesuai yang kamu bayar

WYSIWYG = What You See Is What You Get = yang kamu lihat yang akan kamu dapat

WTB = Want To Buy

WTS = Want To Sell

WTI = Want To Inform

WTA = Want To Ask

Di pembahasan berikutnya, Kaz akan menjelaskan Idioms (istilah atau ungkapan) dalam Bahasa Inggris.

Salam HSG,

Posted by: Kaz HSG

HSG © May 2011

26/04/11

HSG English Day: Family and Relative Vocabulary

Salam Surgawi,

Dalam Bahasa Indonesia, keluarga bisa memiliki arti keluarga (orang tua dan anak), dan juga sanak keluarga (yang lebih dikenal dengan nama relasi atau family).

Dalam Bahasa Inggris, Family dan Ralative adalah berbeda. Family adalah keluarga, yang terdiri dari orang tua dan anak. Sedangkan Relative adalah sanak keluarga (dari ayah atau ibu).

Berikut adalah kosa kata untuk family dan relative:

Parents = orang tua (lengkap)
Parent / single parent = orang tua tunggal
Father , (dad, daddy = AE) = ayah
Mother, (mum, mummy = AE) , (mom, mommy = BE) = ibu
Child = anak, children = anak-anak
Son = anak laki-laki
Daughter = anak perempuan
Brother = saudara (kakak atau adik) laki-laki
Sister = saudara (kakak atau adik) perempuan
Eldest (brother / sister) = kakak (laki-laki / perempuan) sulung
Elder (brother / sister) = kakak (laki-laki / perempuan)
Younger (brother / sister) = adik (laki-laki / perempuan)
Youngest (brother / sister) = adik (laki-laki / perempuan) bungsu
Sibling = saudara kandung
Half-sibling (half-brother / half sister) = saudara tiri (beda ayah atau ibu, anak yang berasal dari papa tiri atau ibu tiri dan anak tersebut dilahirkan dalam pernikahan)
Half-brother = saudara laki-laki tiri
Half-sister = saudara perempuan tiri
Step-sibling (step brother / step sister) = saudara tiri (beda ayah atau ibu dan anak itu berasal dari hubungan sebelumnya dari ayah atau ibu tirinya)
Step-brother = saudara laki-laki tiri
Step-sister = saudara perempuan tiri
Step father = ayah tiri
Step mother = ibu tiri
Adopted brother / sister = saudara angkat
Twins = kembar
Orphan = yatim piatu
Twin brother = saudara kembar laki-laki
Twin sister = saudara kembar perempuan

Bride = pengantin wanita
Groom / Bride groom = pengantin pria
Couple = pasangan
Fiancé = tunangan laki-laki
Fiancée = tunangan wanita
Husband = suami
Wife = istri
Widow = janda
Widower = duda
Parents-in-law = mertua (ayah dan ibu)
Father-in-law = ayah mertua
Mother-in-law = ibu mertua
Child-in-law / children-in-law = menantu
Son-in-law = menantu pria
Daughter-in-law = menantu wanita


Grandparents = kakek nenek
Grandfather , grandpa, granddad= kakek
Grandmother, grandma, nanny = nenek
Grandchild / grandchildren = cucu / cucu-cucu
Grandson = cucu laki=laki
Granddaughter = cucu perempuan
Great grandparent = kakek nenek buyut
Great grandfather , great grandpa, great granddad= kakek buyut
Great grandmother, great grandma, great nanny = nenek buyut
Great grandchild / great grandchildren = cicit / cicit-cicit
Great grandson = cicit laki=laki
Great granddaughter = cicit perempuan
Ancestor = nenek moyang
Descendant = keturunan
Guardian =- wali

Uncle = paman
Aunt , auntie = bibi, tante
Cousin = sepupu
Nephew = keponakan laki-laki
Niece = keponakan perempuan


Catatan: AE = American English, BE = British English


Salam HSG

Posted by: Kaz HSG
©HSG-April 2011

07/04/11

* HSG English Day:

  • Family and Relative Vocabulary


    Salam Surgawi,

    Dalam Bahasa Indonesia, keluarga bisa memiliki arti keluarga (orang tua dan anak), dan juga sanak keluarga (yang lebih dikenal dengan nama relasi atau family).

    Dalam Bahasa Inggris, Family dan Ralative adalah berbeda. Family adalah keluarga, yang terdiri dari orang tua dan anak. Sedangkan Relative adalah sanak keluarga (dari ayah atau ibu).

    Berikut adalah kosa kata untuk family dan relative:

    Parents = orang tua (lengkap)
    Parent / single parent = orang tua tunggal
    Father , (dad, daddy = AE) = ayah
    Mother, (mum, mummy = AE) , (mom, mommy = BE) = ibu
    Child = anak, children = anak-anak
    Son = anak laki-laki
    Daughter = anak perempuan
    Brother = saudara (kakak atau adik) laki-laki
    Sister = saudara (kakak atau adik) perempuan
    Eldest (brother / sister) = kakak (laki-laki / perempuan) sulung
    Elder (brother / sister) = kakak (laki-laki / perempuan)
    Younger (brother / sister) = adik (laki-laki / perempuan)
    Youngest (brother / sister) = adik (laki-laki / perempuan) bungsu
    Sibling = saudara kandung
    Half-sibling (half-brother / half sister) = saudara tiri (beda ayah atau ibu, anak yang berasal dari papa tiri atau ibu tiri dan anak tersebut dilahirkan dalam pernikahan)
    Half-brother = saudara laki-laki tiri
    Half-sister = saudara perempuan tiri
    Step-sibling (step brother / step sister) = saudara tiri (beda ayah atau ibu dan anak itu berasal dari hubungan sebelumnya dari ayah atau ibu tirinya)
    Step-brother = saudara laki-laki tiri
    Step-sister = saudara perempuan tiri
    Step father = ayah tiri
    Step mother = ibu tiri
    Adopted brother / sister = saudara angkat
    Twins = kembar
    Orphan = yatim piatu
    Twin brother = saudara kembar laki-laki
    Twin sister = saudara kembar perempuan

    Bride = pengantin wanita
    Groom / Bride groom = pengantin pria
    Couple = pasangan
    Fiancé = tunangan laki-laki
    Fiancée = tunangan wanita
    Husband = suami
    Wife = istri
    Widow = janda
    Widower = duda
    Parents-in-law = mertua (ayah dan ibu)
    Father-in-law = ayah mertua
    Mother-in-law = ibu mertua
    Child-in-law / children-in-law = menantu
    Son-in-law = menantu pria
    Daughter-in-law = menantu wanita


    Grandparents = kakek nenek
    Grandfather , grandpa, granddad= kakek
    Grandmother, grandma, nanny = nenek
    Grandchild / grandchildren = cucu / cucu-cucu
    Grandson = cucu laki=laki
    Granddaughter = cucu perempuan
    Great grandparent = kakek nenek buyut
    Great grandfather , great grandpa, great granddad= kakek buyut
    Great grandmother, great grandma, great nanny = nenek buyut
    Great grandchild / great grandchildren = cicit / cicit-cicit
    Great grandson = cicit laki=laki
    Great granddaughter = cicit perempuan
    Ancestor = nenek moyang
    Descendant = keturunan
    Guardian =- wali

    Uncle = paman
    Aunt , auntie = bibi, tante
    Cousin = sepupu
    Nephew = keponakan laki-laki
    Niece = keponakan perempuan


    Catatan: AE = American English, BE = British English


    Salam HSG

    Posted by: Kaz HSG
    ©HSG-April 2011

06/04/11

GREETINGS (UCAPAN)

Salam Surgawi,

Seperti halnya bahasa lainnya, dalam Bahasa Inggris juga dikenal istilah Greetings atau ucapan. Dalam penggunaannya, kalimat ucapan terbagi atas beberapa bagian, seperti: INTRODUCTIONAL GREETINGS (Ucapan perkenalan), DAILY GREETINGS (Ucapan harian) dan SITUATIONAL GREETINGS (Ucapan situasional).

Mari kita melihat lebih jauh tentang ucapan-ucapan tersebut.

1. INTRODUCTIONAL GREETINGS (Ucapan Perkenalan)
Dalam perkenalan, ada beberapa greetings seperti:

- Hello (Hallo)
- Hi (Hai)
- How do you do? (Apa kabar?)
- How are you? (Apa kabar?)
- It's nice to know you (Senang berkenalan denganmu)

Perbedaan How do you do dengan How are you adalah pada waktu pengucapan How do you do, dipakai untuk perkenalan pertama kali (dalam keadaan baru pertama kali bertemu) dan tidak boleh dijawab, tetapi harus ditanyakan balik dengan menggunakan kalimat yang sama: How do you do?
Sedangkan How are you adalah untuk pertemuan yang berikutnya dan yang ini harus dijawab dengan keadaan kita pada saat itu.

Contoh penggunaan:

Budi: Hi.
Debby: Hello.
Budi: I am Budi.
Debby: My name is Debby.
Budi: How do you do?
Debby: How do you do?
Budi: It's nice to know you, Debby.
Debby: Yes, I'm glad to know you, too, Budi.

Keesokan harinya.
Budi: Hi, Debby. How are you?
Debby: Oh, hi. I'm fine here, thank you. How about you?
Budi: I'm very well.

Catatan:
Untuk kalimat: Senang berkenalan denganmu, kata nice dapat diganti dengan glad, a pleasure, please.
Contoh:
It's nice to meet you.
It's a pleasure to know you.
Please to meet you.

Untuk penggunaan I'm very well atau I'm fine bisa diganti dengan alternatif:
- Not so good (tidak begitu baik)
- Just like as you see (seperti yang kamu lihat)
- Just so so (seperti begitulah)
- Not bad (lumayan)
- I'm great (aku merasa luar biasa)



2. DAILY GREETINGS (UCAPAN HARIAN)
Dipakai sehari-hari untuk ucapan selamat kepada seseorang:
- Good morning (Selamat pagi, digunakan di pagi hari sampai jam 11.50)
- Good day (Selamat siang, hanya dipakai pada jam 11.50-12.10)
- Good afternoon (Selamat siang atau selamat sore, dipakai pada jam 12.10 s/d sekitar matahari terbenam)
- Good evening (Selamat malam, dipakai pada saat malam setelah matahari terbenam hingga larut malam sebelum tidur)
- Good night (Selamat tidur. BUKAN selamat malam. Tak perduli berapa malampun itu, kita tidak boleh menggunakan kalimat good night. Pengucapan kalimat 'good night' hanya boleh dipakai terakhir kita melihat orang tersebut dan selebihnya kita tidur dan bertemu lagi dengannya keesokan harinya.)



3. SITUATIONAL GREETINGS (UCAPAN SITUASIONAL)
Dipakai pada situasi tertentu:
- Have a nice day! (Semoga hari ini menyenangkan!)
Boleh juga menggunakan kata great, good untuk menggantikan kata nice. Begitu pula untuk day, bisa diganti dengan weekend (akhir pekan) atau nama hari itu sendiri, seperti Sunday (hari Minggu), Saturday evening / Saturday night (Sabtu malam), dll.
- Have a great lunch! (Semoga makan siangmu menyenangkan!)
Penggunaan kata lunch bisa diganti dengan dinner (makan malam) ataupun meal (santapan)
- Well done! (Bagus!)
- Good job! (Kerja yang bagus!)
- I'm sorry for... (Maafkan aku untuk...)
- Congratulatons! (Selamat!)
- Congratulations on your wedding! (Selamat untuk pernikahanmu!)
- Congratulations on your graduation! (Selamat untuk kelulusanmu!)
- Happy Anniversary! (Selamat Hari Jadi!)
- Happy Wedding! (Selamat menikah!)
- Happy Birthday! (Selamat Ulang Tahun!)
- My deep condolence on your father's passing (Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian ayahmu)
- Welcome back! (Selamat datang kembali!)
- Dll, dsb masih banyak lagi...


Demikian pembahasan kali ini mengenai greetings (ucapan). Bila ada yang ingin ditanyakan, jangan ragu untuk posting di wall HSG.

Have a great evening!


Salam HSG

Posted by: Kaz HSG
©HSG-March 2011

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates